Masa depan dunia kerja terasa penuh ketidakpastian. Meski dunia yang berubah cepat membuka peluang, pendidikan formal hanya bisa mempersiapkan anak muda sampai batas tertentu. Karena itu, banyak anggota Gen Z dan Gen Alpha mencari ide bisnis untuk remaja. Banyak remaja menambah keterampilan dunia nyata yang berharga melalui minat dan hobi mereka. Bahkan ada yang menghasilkan uang dari hobi tersebut.
Semangat kewirausahaan Gen Z memang nyata. Hampir seperempat (24%) anak muda berusia 18 hingga 24 tahun sudah menjadi pengusaha dan 21% lainnya berencana memulai bisnis dalam tiga tahun ke depan. Sementara itu, 71% remaja mengatakan mereka akan mempertimbangkan untuk memulai bisnis saat dewasa, menunjukkan ambisi kewirausahaan tetap kuat di kalangan anak muda.
Di sela-sela latihan sepak bola dan kursus mengemudi, banyak remaja juga menjalankan bisnis yang sukses. Mereka menabung untuk sepatu sneakers, biaya kuliah, atau menggunakan kemampuan mereka untuk memberi dampak pada dunia. Apa pun motivasinya, anak-anak muda ini juga sedang membangun fondasi untuk masa depan mereka.
Artikel ini memandu anak muda, orang tua, dan guru melalui manfaat kewirausahaan remaja, cara memulai, dan berbagai ide bisnis ideal untuk remaja.
Mengapa memulai bisnis yang dijalankan remaja?
Apa pun rencana Anda saat ini setelah lulus (kuliah, gap year, langsung bekerja), ingatlah bahwa Anda masih muda dan selalu bisa mengubah arah. Anda memiliki sumber daya paling berharga di tahap kehidupan ini: waktu. Penting untuk mencoba beberapa kemungkinan masa depan untuk melihat mana yang paling cocok.
Memulai bisnis kecil saat masih sekolah memungkinkan Anda memperpendek jarak antara teori (buku pelajaran) dan praktik (membangun keterampilan langsung). Ini juga bisa memandu keputusan pasca-kelulusan. Mungkin bisnis Anda layak dikejar penuh waktu atau mungkin menemukan bahwa kewirausahaan ternyata bukan untuk Anda.
Bisnis kecil dalam portofolio Anda menunjukkan keterampilan kepemimpinan dan inisiatif dengan cara yang tidak bisa dilakukan rapor.
Jika Anda melamar ke perguruan tinggi, kampus yang Anda inginkan mungkin mempertimbangkan kegiatan ekstrakurikuler selain nilai Anda. Bisnis kecil dalam portofolio Anda menunjukkan keterampilan kepemimpinan serta inisiatif, dan perguruan tinggi mencari pelamar yang serba bisa dengan potensi sukses.
Terakhir, memulai bisnis membantu membangun jaringan profesional Anda. Bahkan jika Anda memutuskan untuk tidak mengejar kewirausahaan setelah lulus, orang-orang yang Anda temui di sepanjang jalan bisa menjadi kontak berguna untuk referensi profesional atau tawaran pekerjaan.
Singkatnya, manfaat memulai bisnis sebelum lulus adalah:
- Aplikasi perguruan tinggi yang lebih lengkap
- Uang tambahan untuk dibelanjakan atau ditabung
- Keterampilan bisnis dan hidup yang berharga
- Membangun jaringan profesional
"Jangan pernah menyerah, berusahalah sekuat tenaga, dan percaya pada diri sendiri, karena jika Anda tidak percaya pada diri sendiri, tidak ada orang lain yang akan percaya," saran Carson Kropfl, pendiri remaja Locker Board.
Apa yang membuat ide bisnis bagus untuk remaja?
Memulai bisnis sebagai anak muda adalah cara yang bagus untuk mengetahui apa yang membuat Anda bersemangat dan menyalakan gairah Anda. Memilih ide bisnis yang sempurna tidak sepenting sekadar memulai. Setiap upaya bisnis, sukses atau tidak, adalah langkah menuju pembelajaran sesuatu yang baru.
Berikut beberapa kriteria yang dapat membuat ide bisnis lebih bermanfaat, edukatif, atau bernilai bagi remaja.
Biaya awal yang rendah
Memulai bisnis tidak harus menguras kantong. Pertimbangkan ide yang memanfaatkan keterampilan yang sudah Anda miliki. Misalnya, jika Anda pandai menggambar, mengapa tidak memulai bisnis karya seni khusus menggunakan perlengkapan seni yang sudah ada? Dengan cara ini, Anda tidak perlu berinvestasi dalam sumber daya atau peralatan.
Fleksibilitas sesuai jadwal sekolah
Remaja cenderung memiliki jadwal padat, dengan komitmen sekolah, hobi, dan olahraga. Jadi bisnis yang fleksibel, sesuatu yang bisa disesuaikan dengan kalender Anda, adalah kunci. Pikirkan bisnis yang bisa Anda jalankan di waktu luang, seperti membuat dan menjual gelang online di akhir pekan.
Nilai edukatif
Setiap bisnis mengajarkan sesuatu. Menjalankan bisnis dapat meningkatkan keterampilan Anda secara pesat, mulai dari menjadi lebih baik dalam mengambil keputusan hingga belajar cara mengelola uang. Jika Anda memulai bisnis les privat, misalnya, coba memperdalam pengetahuan dalam mata pelajaran yang Anda ajarkan dan meningkatkan kemampuan menjelaskan hal-hal kompleks dengan istilah sederhana.
Kebebasan untuk mengeksplorasi
Bagian terbaik tentang memulai bisnis saat masih muda? Anda bisa mencoba berbagai hal dan melihat apa yang disukai. Katakanlah Anda memulai bisnis membuat musik digital. Bahkan jika menemukan nanti bahwa ini bukan untuk Anda, pengalaman tersebut dapat memandu usaha atau hobi Anda berikutnya. Intinya adalah mencoba hal-hal berbeda dan menemukan apa yang benar-benar memicu gairah Anda.
25 ide bisnis kecil untuk remaja
- Ide bisnis online untuk remaja
- Ide bisnis berbasis layanan
- Ide bisnis berbasis produk
- Ide musiman dan berbasis acara
- Ide bisnis fleksibel untuk siswa SMA
- Ide bisnis berkelanjutan untuk remaja
Siap menghasilkan uang tambahan, membangun keterampilan dunia nyata, dan mengubah passion Anda menjadi sesuatu yang lebih besar?
Dari side hustle kreatif remaja hingga usaha online yang bisa Anda mulai langsung dari ponsel atau laptop, berikut 25 ide bisnis kecil untuk remaja menggunakan internet.
Ide bisnis online untuk remaja
- Desain dan jual produk print-on-demand
- Menjadi kreator online (dan jual merchandise)
- Mulai toko dropshipping
- Jual unduhan dan template digital
- Buat dan monetisasi blog atau newsletter
- Rekam review dan unboxing untuk YouTube
- Desain website dan toko online
1. Desain dan jual produk print-on-demand
Jika Anda suka menggambar atau membuat desain digital, menjual karya seni online sebagai reproduksi adalah cara yang bagus untuk menghasilkan uang dari rumah saat masih sekolah.
Remaja yang paham teknologi dan bisnis dapat menjalankan side hustle sederhana dengan toko Shopify dan aplikasi print-on-demand, yang membantu Anda menyesuaikan produk white label dengan desain Anda sendiri. Cetak karya seni Anda ke berbagai produk, termasuk kupluk, kaos, cetakan seni, dan botol minum.
Potensi penghasilan:
Banyak remaja bisa menghasilkan Rp1,5 juta hingga Rp7,5 juta per bulan menjual desain sederhana sambil menyeimbangkan sekolah. Satu pengguna Reddit mengklaim memiliki 8.000 desain di berbagai platform print, menghasilkan Rp30 juta hingga Rp45 juta per bulan dalam royalti (bahkan Rp150 juta atau lebih selama musim puncak).
Mereka yang membangun niche kuat dan mempromosikan secara konsisten di media sosial dapat meningkat hingga Rp15 juta hingga Rp75 juta atau lebih per bulan. Keuntungan Anda tergantung pada faktor seperti kualitas desain, pemasaran, dan margin harga.
Alat-alat dan aplikasi yang memudahkan:
Berikut beberapa aplikasi POD paling populer yang terintegrasi mulus dengan Shopify. Anda (atau remaja) dapat mencoba beberapa untuk melihat mana yang paling cocok:
- Printful: Salah satu layanan POD terkemuka, dikenal dengan kualitas bagus dan pemenuhan global.
- Printify: Menawarkan jaringan besar penyedia cetak, memberi Anda fleksibilitas dalam harga dan lokasi.
- Prodigi: Pilihan bagus yang menjanjikan "tanpa biaya setup, inventori tak terbatas, dan pemrosesan pesanan otomatis."
Bukan seniman? Cetak apa saja mulai dari slogan hingga meme pada produk untuk dijual.
💬 Kata bijak: "Temukan sesuatu yang belum pernah dipikirkan orang lain sebelumnya. Temukan sesuatu yang baru sehingga Anda bisa menguasai pasar sendiri. Anda bisa menghasilkan banyak uang menjual sesuatu yang agak baru dan trendy," Charlie Kobdish, pendiri muda Charlie's Treats.
2. Menjadi kreator online (dan jual merchandise)
Jika Anda seorang yang karismatik dan pandai menjual yang menggunakan aset tersebut untuk segala hal mulai dari mendapatkan perpanjangan waktu laporan buku hingga memenangkan pemilihan kelas, mengapa tidak memonetisasi keterampilan Anda?
Bangun komunitas online melalui blogging, live streaming, atau memposting konten di platform media sosial seperti YouTube, Twitch, Instagram, atau TikTok.
Anda bisa mencoba tutorial kecantikan, tips gaming, atau video DIY, dan pada akhirnya mungkin bisa memonetisasi akun Anda. Kreator online (atau influencer media sosial) dapat menghasilkan uang tambahan dengan menjual postingan promosi ke merek yang Anda sukai. Setelah membangun audiens yang loyal, ubah merek personal Anda menjadi bisnis dan jual merchandise.
Berapa banyak penghasilan kreator:
Penghasilan sangat bervariasi tergantung pada ukuran audiens, engagement, dan niche. Namun, inilah yang umum di platform populer:
-
Instagram:
- Nano-influencer (Kurang dari 10.000 pengikut) menghasilkan sekitar Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta per postingan.
- Micro-influencer (10.000 hingga 100.000 pengikut) menghasilkan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp7,5 juta per postingan, kadang hingga Rp75 juta atau lebih untuk akun yang lebih besar.
-
TikTok:
- Nano-influencer (1.000 hingga 10.000): Rp750 ribu hingga Rp2,2 juta per video.
- Micro-influencer (10.000 hingga 100.000): Rp2,2 juta hingga Rp7,5 juta per video.
- Mid-tier (100.000 hingga 1 juta): Rp7,5 juta hingga Rp15 juta atau lebih per video.
- TikTok juga menawarkan pembagian pendapatan iklan melalui Creator Rewards Program.
-
YouTube:
- Kreator yang bergabung dengan YouTube Partner Program dapat menghasilkan uang melalui iklan setelah mencapai 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang dalam 12 bulan (atau 10 juta tampilan Shorts dalam 90 hari).
- Menurut YouTube Help, pendapatan iklan diukur dengan RPM (revenue per 1.000 tampilan), jumlah yang diperoleh kreator setelah YouTube mengambil bagiannya. Rata-rata dunia nyata bervariasi menurut niche, tetapi sebagian besar kreator menghasilkan sekitar Rp45 ribu hingga Rp75 ribu per 1.000 tampilan video dari iklan, sementara beberapa di niche bernilai tinggi menghasilkan lebih banyak.
Sebagian besar kreator memulai dari kecil dan menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah per bulan. Mereka kemudian tumbuh perlahan seiring waktu saat mereka menyempurnakan niche dan kualitas konten mereka.
3. Mulai toko dropshipping
Ingin menjalankan bisnis online tanpa mengemas kotak? Dropshipping memungkinkan Anda menjual produk melalui toko Shopify sementara supplier menangani inventori dan pengiriman. Anda fokus pada branding dan pemasaran, dan mendapatkan selisih antara apa yang Anda kenakan dan apa yang dikenakan supplier.
Potensi penghasilan:
Banyak pemula menghasilkan Rp15 juta per bulan, sementara penjual sukses dapat tumbuh hingga Rp15 juta hingga Rp150 juta atau lebih bulanan dengan niche dan pemasaran yang tepat. Margin keuntungan tipikal berkisar dari 10% hingga 30%, tergantung pada produk.
4. Jual unduhan dan template digital
Jika Anda kreatif dan paham teknologi, menjual produk digital adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pendapatan pasif. Buat dokumen seperti:
- Planner belajar
- Pelacak anggaran
- Template CV
- Preset Lightroom
- Seni digital
Kemudian jual secara online berulang kali tanpa restok atau pengiriman.
Potensi penghasilan:
Jika produk digital Anda dijual seharga Rp150 ribu, sebagai kreator pemula Anda bisa mengharapkan menghasilkan Rp1,5 juta hingga Rp7,5 juta per bulan. Penjual teratas di platform seperti Etsy menghasilkan Rp75 juta hingga Rp150 juta atau lebih bulanan dari unduhan digital yang sedang tren. Margin keuntungan tinggi (sering 80% hingga 90%) karena tidak ada biaya produksi fisik.
Alat-alat untuk dicoba:
- Aplikasi Shopify Digital Downloads: Mengirimkan file digital secara instan ke pelanggan setelah pembelian.
- Canva: Desain template dan planner dengan mudah, bahkan tanpa latar belakang desain.
- Creative Market atau Etsy: Bagus untuk mempromosikan produk digital Anda ke audiens yang lebih luas.
Setelah produk Anda aktif, gunakan media sosial untuk membagikan pratinjau desain atau video "behind-the-scenes" yang menunjukkan bagaimana unduhan Anda membantu orang. Konten bagus seperti ini mendorong penjualan.
5. Buat dan monetisasi blog atau newsletter
Jika Anda suka menulis, bercerita, atau berbagi opini, blogging atau menjalankan newsletter bisa menjadi cara menyenangkan untuk membangun audiens dan menghasilkan uang dari waktu ke waktu. Tulis tentang apa pun yang Anda sukai.
Beberapa ide bisa berupa:
- Fashion
- Kecantikan dan perawatan kulit
- Gaming
- Tips belajar
- Kesehatan mental
- Olahraga
- Perjalanan
Potensi penghasilan:
Setelah Anda menumbuhkan pembaca, monetisasi melalui link affiliate marketing, postingan bersponsor, atau iklan.
Sekitar 31% blogger mendapatkan side income stabil sekitar Rp7,5 juta per bulan, sementara 6% hingga 10% menghasilkan lebih dari Rp150 juta bulanan dari konten mereka. Plus, 18% kreator sekarang menghasilkan lebih dari Rp1,5 miliar per tahun, menunjukkan betapa menguntungkannya bisnis berbasis audiens setelah berkembang.
Tools untuk dicoba:
- Shopify + Fitur Blog: Bagus untuk memasangkan konten blog dengan toko online.
- Substack: Memungkinkan Anda memulai newsletter gratis dan menawarkan langganan berbayar nanti.
- Beehiiv: Platform newsletter dengan tools monetisasi bawaan untuk kreator.
- Canva: Untuk mendesain grafis blog bermerek dan postingan sosial.
Tip: Mulai dari kecil. Posting seminggu sekali, bagikan konten Anda di media sosial, dan fokus membantu pembaca Anda. Seiring audiens tumbuh, potensi penghasilan Anda juga akan meningkat.
6. Rekam review dan unboxing untuk YouTube
Jika Anda berkembang di sorotan, mungkin ingin mengejar bisnis yang menempatkan Anda di sana. Remaja performatif dengan minat kuat pada hobi tertentu (pikirkan gaming, fotografi, atau styling rambut) dapat membangun pengikut dengan mengunggah video review, demo, atau unboxing ke YouTube, dan akhirnya memonetisasi channel.
Ide bisnis lain untuk remaja ekstrovert termasuk hosting podcast, menjadi videografer, atau memulai bisnis fotografi.
Ambang batas monetisasi:
Untuk bergabung dengan YouTube Partner Program, Anda memerlukan setidaknya 500 subscriber dan 3.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir, atau tiga juta tampilan Shorts dalam 90 hari.
Setelah mencapai tonggak tersebut, Anda dapat mulai menghasilkan dari iklan.
Kreator biasanya menghasilkan sekitar Rp270 untuk setiap tampilan, yang sama dengan Rp270 ribu untuk setiap 1.000 tampilan, dengan tarif lebih tinggi untuk konten teknologi, kecantikan, atau keuangan.
Tip: Mulai dengan mereview barang yang sudah Anda miliki. Barang-barang ini bisa berupa gadget, game, atau produk yang Anda sukai. Penonton menghargai kejujuran dan kepribadian lebih dari peralatan mahal.
7. Desain website dan toko online
Jika Anda unggul dalam seni digital atau coding, Anda dapat memulai bisnis desain grafis atau layanan desain web dari kamar tidur Anda. Remaja yang paham teknologi dapat menawarkan layanan untuk membantu mendesain website dari awal, membuat logo dan flyer, atau membawa bisnis lokal online dengan membangun toko ecommerce.
Remaja yang suka bermain video game mungkin mempertimbangkan mendesain aplikasi atau game online sebagai ide bisnis kecil. Dukungan teknologi, entri data, tutoring teknologi, dan layanan transkripsi adalah ide bisnis lain untuk remaja yang suka bekerja dengan komputer.
Potensi penghasilan:
Remaja dapat mengenakan biaya mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta per jam tergantung pada pengalaman dan kompleksitas website, toko ecommerce, atau paket branding lengkap yang mereka buat.
Ide bisnis berbasis layanan
- Tawarkan layanan babysitting
- Les atau beri pelajaran kepada anak-anak yang lebih muda
- Mulai bisnis layanan lingkungan
- Mulai bisnis perawatan hewan peliharaan
- Manajemen media sosial untuk bisnis lokal
- Layanan fotografi dan videografi
8. Tawarkan layanan babysitting
Stand limun untuk bisnis remaja! Babysitting adalah usaha pertama yang sempurna untuk remaja muda yang ingin membangun keterampilan interpersonal atau menguji pengetahuan pertolongan pertama. Tingkatkan permainan babysitting Anda dengan membuat website profesional dengan kredensial, tarif, dan ketersediaan Anda.
Aplikasi penjadwalan dan formulir intake di website Anda dapat membantu mengelola pemesanan dan kebutuhan keluarga dengan lebih mudah. Promosikan bisnis mengasuh bayi Anda dengan mendorong klien terbaik Anda untuk memberikan testimoni di situs Anda.
Potensi penghasilan:
Menurut satu survei, tarif mengasuh bayi rata-rata di AS adalah Rp315 ribu per jam untuk satu anak. Sementara data UrbanSitter melaporkan rata-rata nasional serupa sebesar Rp375 ribu per jam, dengan tarif berkisar dari sekitar Rp285 ribu per jam di Phoenix hingga Rp375 ribu per jam atau lebih di area metro besar seperti San Francisco atau New York.
9. Les atau beri pelajaran kepada anak-anak yang lebih muda
Berbakat dalam matematika atau musik? Bagaimana dengan mengajarkan beberapa keterampilan tersebut kepada orang lain? Jika Anda sabar dan fokus pada detail, Anda adalah guru alami.
Anda dapat memilih untuk mengajar pelajaran tatap muka satu-satu atau Anda dapat menjual kit DIY, templat, atau kelas virtual melalui toko online. Anda bahkan dapat menggunakan toko online untuk menjual janji temu untuk layanan tatap muka.
Kembangkan bisnis les Anda melalui referensi pelanggan serta word of mouth, lalu minta siswa dan orang tua mereka untuk meninggalkan review online.
Potensi penghasilan:
- Untuk mata pelajaran akademik umum (tingkat SD, SMP), tutor sering mengenakan biaya Rp375 ribu hingga Rp1,2 juta per jam tergantung pada pengalaman, mode (online versus tatap muka), dan lokasi.
- Untuk matematika, terutama di tingkat yang lebih tinggi (aljabar, kalkulus), banyak tutor mengenakan biaya Rp375 ribu hingga Rp1,2 juta atau lebih per jam. Beberapa tutor premium mencapai Rp1,8 juta per jam untuk topik tingkat perguruan tinggi lanjutan atau khusus.
- Untuk persiapan tes atau mata pelajaran khusus (SAT, AP, sains lanjutan), tarif sering dimulai lebih tinggi di Rp1 juta hingga Rp2,2 juta atau lebih per jam, tergantung pada permintaan, kualifikasi, dan intensitas persiapan.
10. Mulai bisnis layanan lingkungan
Suka berbicara dan bertemu orang? Mulai bisnis layanan. Ini adalah ide bisnis yang bagus untuk remaja karena tidak harus bertentangan dengan jadwal sekolah yang sibuk. Buat jam kerja Anda sendiri dan ambil hanya sebanyak pekerjaan yang bisa Anda tangani.
Layanan lingkungan tipikal termasuk cuci mobil, memotong rumput dan perawatan halaman, pengecatan rumah, dan pembersihan salju. Jika Anda memiliki fleksibilitas dan akses ke mobil, mulai layanan bantuan seperti belanja pribadi, pengiriman bahan makanan, atau mungkin coba perbaikan sepeda mobile atau pembersihan. Untuk remaja kreatif, bagaimana dengan bisnis konsultasi dekorasi?
Bisnis layanan berisiko rendah dan cepat dimulai karena Anda tidak perlu membeli atau membuat inventori di muka. Buat flyer dengan kode QR yang menautkan ke website Anda dan masukkan ke kotak surat atau posting di papan buletin komunitas.
11. Mulai bisnis perawatan hewan peliharaan
Sebagai remaja, Anda cukup dewasa untuk memulai bisnis merawat hewan peliharaan. Anda dapat memilih untuk memulai bisnis menjaga peliharaan untuk mengawasi atau mengunjungi hewan peliharaan di rumah klien Anda atau menawarkan layanan jalan-jalan anjing.
Seperti menjaga balita dan layanan lingkungan, ide bisnis ini dapat berkembang melalui mulut ke mulut. Pertimbangkan membangun toko ecommerce untuk menjual, tidak hanya layanan tetapi produk hewan peliharaan pelengkap seperti camilan, kalung, atau sweater anjing. Targetkan pemilik hewan peliharaan di lingkungan Anda dengan membagikan kartu nama Anda (dibuat dengan pembuat kartu nama Shopify) di taman anjing lokal.
Potensi penghasilan:
-
Bawa jalan anjing:
- Jalan 30 menit: Rp300 ribu hingga Rp450 ribu rata-rata.
- Jalan satu jam: Rp450 ribu hingga Rp900 ribu, tergantung lokasi dan jumlah anjing.
- Beberapa sumber melaporkan Rp300 ribu hingga Rp600 ribu per jam untuk layanan jalan umum.
-
Menjaga peliharaan/kunjungan mendadak:
- Kunjungan 30 menit: Rp300 ribu hingga Rp525 ribu (termasuk memberi makan, minum, istirahat kamar mandi).
- Menjaga peliharaan per jam: Rp240 ribu hingga Rp360 ribu atau lebih per, jam tergantung kota dan tanggung jawab.
-
Menginap semalam atau perpanjangan:
- Semalam: Rp675 ribu hingga Rp2,2 juta atau lebih untuk perawatan 24 jam.
- Menginap harian/mingguan: Rp3,7 juta hingga Rp5,6 juta atau lebih per minggu.
Catatan: Tarif ini sangat bergantung pada tempat tinggal Anda, jumlah/jenis hewan peliharaan, jarak perjalanan, dan tugas tambahan (memberikan obat, grooming, dll.)
12. Manajemen media sosial untuk bisnis lokal
Jika Anda paham media sosial, bantu bisnis kecil mengembangkan kehadiran online mereka. Banyak kafe lokal, butik, dan gym membutuhkan bantuan memposting secara teratur, membalas komentar, dan membuat video pendek atau story, tetapi tidak punya waktu untuk melakukannya sendiri.
Potensi penghasilan:
Manajer media sosial freelance biasanya menghasilkan Rp210 ribu hingga Rp525 ribu per jam, tergantung pada pengalaman, lokasi, dan layanan yang ditawarkan. Untuk manajemen paruh waktu Anda mungkin mengenakan biaya Rp3 juta hingga Rp7,5 juta per bulan per klien untuk manajemen paruh waktu.
Alat-alat untuk dicoba:
- Canva: Buat postingan bermerek dan template Reels.
- Later atau Buffer: Jadwalkan postingan sebelumnya.
- Shopify Collabs: Bermitra dengan brand kecil untuk mengelola kampanye influencer.
Tawarkan layanan Anda ke bisnis lokal dengan menawarkan audit media sosial gratis atau rencana konten. Setelah Anda membuktikan hasil, word of mouth dan referensi dapat mengubahnya menjadi bisnis sampingan yang stabil.
13. Layanan fotografi dan videografi
Jika Anda memiliki mata untuk detail dan suka menangkap momen, mulai bisnis fotografi. Anak muda dapat menawarkan sesi potret, fotografi acara, atau video promo pendek untuk bisnis lokal, organisasi komunitas, teman sekelas, atau acara keluarga.
Untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman dan membangun portofolio, tawarkan layanan freelance Anda kepada fotografer yang lebih mapan sebagai "second shooter" untuk acara besar dan sibuk.
Potensi penghasilan:
Fotografer pemula biasanya menghasilkan Rp375 ribu hingga Rp675 ribu per jam, sementara fotografer remaja yang lebih berpengalaman mengenakan biaya Rp1,5 juta hingga Rp3,7 juta atau lebih per sesi tergantung lokasi dan jenis proyek.
Alat-alat untuk dicoba:
- Canva atau CapCut: Untuk editing mudah dan overlay bermerek.
- Pixieset atau SmugMug: Bagikan galeri klien dan kelola pemesanan.
- Shopify: Bangun situs untuk menampilkan portofolio Anda dan menjual cetakan atau paket foto.
Tip: Mulai dengan memotret teman atau acara lokal, lalu bagikan karya Anda di Instagram atau TikTok untuk menarik klien baru.
Ide bisnis berbasis produk
- Jual barang buatan tangan
- Adakan pasar pop-up untuk remaja
- Jual kembali barang thrift atau vintage
- Buat casing ponsel dan aksesori teknologi kustom
14. Jual barang buatan tangan
Sisi kreatif Anda membuka banyak kemungkinan untuk menjalankan barang buatan tangan atau bisnis kerajinan. Bisakah Anda menjahit pakaian dari pola sendiri, mendesain perhiasan, membuat truffle, atau membuat camilan anjing? Ini hanya beberapa ide bisnis untuk remaja yang suka aktivitas langsung.
Ide lain untuk barang buatan tangan untuk dibuat dan dijual termasuk:
- Perhiasan manik-manik atau tekstil
- Sabun buatan tangan atau bath bomb
- Perlengkapan hewan peliharaan seperti camilan atau tali
- Kartu ucapan
Di mana menjualnya (dan apa yang diharapkan):
- Shopify: Bangun toko online Anda sendiri dan pertahankan kontrol penuh atas brand Anda. Biaya transaksi Shopify dimulai sekitar 2,9% plus Rp4.500 per penjualan online, tergantung pada paket Anda.
- Etsy: Populer untuk barang buatan tangan, terutama untuk pemula. Etsy mengenakan biaya listing Rp3.000 per item dan mengambil 6,5% dari setiap penjualan (plus biaya pemrosesan pembayaran).
- Amazon Handmade: Tidak ada biaya listing, tetapi biaya referensi 15% per penjualan; lebih cocok untuk penjual yang memproduksi dalam skala lebih besar.
- Pameran kerajinan lokal atau butik: Harapkan membayar biaya vendor kecil (Rp375 ribu hingga Rp1,5 juta per acara) atau komisi (10% hingga 40%) ke pengecer konsinyasi.
Gunakan platform media sosial untuk membagikan kreasi Anda, posting reel DIY, dan bangun audiens. Pastikan untuk memilih sesuatu yang disukai, passion adalah yang mendorong Anda.
💬 Kata bijak: "Kejar impian terliar Anda. Lakukan apa pun yang Anda inginkan, bahkan jika itu hal yang paling gila. Dengarkan saja apa kata hati dan pastikan Anda bersenang-senang." —Kamaria Warren, pendiri muda Brown Girls Stationery
15. Adakan pasar pop-up untuk remaja
Membuat produk buatan tangan adalah salah satu ide bisnis terbaik untuk remaja. Untuk melangkah lebih jauh, mengapa tidak mengkurasi pertunjukan dengan pembuat muda lainnya baik di sekolah menengah atau pusat komunitas lokal. Temukan vendor pameran kerajinan di program seni sekolah dan promosikan pertunjukan Anda melalui pemasaran media sosial dan meminta pembuat lain untuk memperkuat.
Jenis pasar kurasi lainnya bisa termasuk barang bekas dan koleksi seperti piringan hitam, buku komik, atau bake sale amal.
Ini adalah ide bisnis kecil yang ideal untuk remaja menghasilkan uang jajan tambahan tanpa komitmen jangka panjang. Jalankan pameran kerajinan lokal sebagai acara pop-up shop satu kali atau sebagai bisnis musiman berulang.
16. Jual kembali barang thrift atau vintage
Jika Anda memiliki mata untuk gaya atau suka berburu permata tersembunyi, coba ubah hobi thrifting Anda menjadi bisnis. Anak muda dapat mencari pakaian vintage, sneakers, koleksi, atau aksesori dari toko barang bekas dan menjualnya kembali secara online untuk mendapat untung.
Potensi penghasilan:
Margin keuntungan untuk reseller biasanya berkisar dari 30% hingga 60%, tergantung pada item dan niche. Langit adalah batasnya untuk penjual berpengalaman dengan menjual kembali barang permintaan tinggi atau mengkurasi koleksi niche.
Di mana menjual:
- Depop: Pasar fashion ramah remaja; penjual membayar biaya pemrosesan pembayaran 3,3% plus Rp6.750.
- Poshmark: Komisi 20% pada penjualan Rp225 ribu atau lebih, atau biaya tetap Rp44 ribu untuk penjualan kurang dari Rp225 ribu.
- eBay: Jangkauan besar; sekitar biaya 13% per penjualan Rp4.500 (bervariasi menurut kategori).
- Vinted: Tidak ada biaya penjual; pembeli membayar biaya perlindungan kecil.
- Shopify: Bangun toko thrift bermerek Anda sendiri; biaya dimulai dari 2,9% plus Rp4.500 per penjualan.
Tip: Gaya dan foto item Anda dengan jelas, catat ukuran dan kondisi, dan gunakan hashtag trending untuk menjangkau lebih banyak pembeli.
17. Buat casing ponsel dan aksesori teknologi kustom
Jika Anda suka desain dan tren, membuat casing ponsel kustom, sarung laptop, atau cover AirPod adalah cara menyenangkan untuk mengubah kreativitas menjadi penghasilan. Dengan aplikasi cetak sesuai permintaan, Anda dapat mengunggah desain dan menjual perlengkapan teknologi yang dipersonalisasi tanpa mengelola inventori.
Potensi penghasilan:
Margin keuntungan yang baik untuk produk cetak sesuai permintaan umumnya jatuh antara 20% dan 40%. Misalnya, jika casing ponsel kustom berharga Rp150 ribu untuk diproduksi, Anda mungkin memberi harga Rp225 ribu hingga Rp300 ribu untuk mendapatkan keuntungan Rp75 ribu hingga Rp150 ribu per penjualan.
Kreator yang mempromosikan produk mereka secara teratur di media sosial atau menjalankan penjualan musiman sering menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah per bulan, sementara mereka yang memiliki desain trending atau pelanggan berulang dapat meningkat jauh lebih tinggi dari waktu ke waktu.
Alat-alat untuk dicoba:
- Printful atau Printify: Tambahkan desain Anda ke casing ponsel, sarung laptop, dan lainnya; keduanya terintegrasi langsung dengan Shopify.
- Canva atau Procreate: Desain karya seni atau template berbasis teks.
- Shopify: Luncurkan toko online Anda dan tangani pemenuhan secara otomatis melalui mitra cetak.
Bereksperimen dengan pola berani, warna trending, atau casing nama yang dipersonalisasi untuk menonjol. Tampilkan desain melalui TikTok pendek atau Reels untuk menjangkau pelanggan baru dengan cepat.
Ide musiman dan berbasis acara
- Jalankan kamp musim panas untuk anak-anak yang lebih muda
- Layanan pembungkusan kado liburan
- Jual item kustom di acara sekolah atau komunitas
18. Jalankan kamp musim panas untuk anak-anak yang lebih muda
Jika Anda suka bekerja dengan anak-anak dan berada di luar, bantu orang tua di lingkungan dengan layanan perawatan anak di liburan musim panas. Ketika tidak sekolah penuh waktu, Anda dapat menginvestasikan lebih banyak waktu dalam bisnis kecil Anda. Jalankan kamp seminggu seputar tema seperti drama, keterampilan alam liar, STEM, atau kerajinan.
Memulai sebagai babysitter selama tahun ajaran adalah cara yang bagus untuk membangun daftar klien dan kredensial Anda.
19. Layanan pembungkusan kado liburan
Jika Anda kreatif dan berorientasi pada detail, pembungkusan kado liburan dapat mengubah mata Anda untuk presentasi menjadi penghasilan tambahan. Sekitar liburan, banyak orang kekurangan waktu, tetapi menginginkan kado yang dibungkus dengan indah, menjadikan ini bisnis sampingan musiman yang sempurna untuk remaja. Sebagai penawaran terkait, pertimbangkan bisnis keranjang hadiah.
Potensi penghasilan:
Pembungkus kado biasanya mengenakan biaya Rp270 ribu per jam. Jika Anda menawarkan layanan premium, seperti pita yang diikat tangan, pita, atau tag yang dipersonalisasi, Anda dapat meningkatkan tarif.
Alat-alat dan tips:
- Gunakan toko Shopify atau aplikasi pemesanan untuk membiarkan pelanggan menjadwalkan drop-off dan memilih gaya pembungkusan.
- Tawarkan opsi bertema (kertas ramah lingkungan, bungkus metalik, pita minimalis).
- Pasarkan secara lokal dengan flyer, papan komunitas, dan video media sosial pendek yang menunjukkan hasil sebelum-dan-sesudah bekerja paling baik.
Bisnis ini berjalan pada kepercayaan dan presentasi. Jadi bungkus dengan indah, kirim tepat waktu, dan klien akan kembali tahun demi tahun.
20. Jual item kustom di acara sekolah atau komunitas
Pameran sekolah, penggalangan dana, dan pasar lokal adalah tempat yang sempurna bagi remaja untuk menjual produk buatan kustom seperti stiker, kaos, tas tote, atau gelang persahabatan. Acara ini menawarkan umpan balik instan dan kesempatan untuk melakukan penjualan secara langsung.
Potensi penghasilan:
Penghasilan bervariasi menurut produk dan ukuran acara, tetapi remaja dapat menetapkan target menghasilkan Rp1,5 juta hingga Rp7,5 juta per acara. Item populer seperti kaos dan aksesori membawa margin tertinggi.
Alat-alat dan tips:
- Gunakan Shopify Mobile POS untuk menerima pembayaran langsung dan melacak inventori saat bepergian.
- Desain barang kustom dengan Canva atau Printful untuk branding mudah.
- Jaga harga sederhana dan bulatkan ke rupiah penuh untuk transaksi cepat.
- Tampilkan kode QR yang menautkan ke toko online Anda, sehingga pelanggan acara dapat memesan ulang nanti.
Mulai dari kecil, jual produk yang akan Anda beli sendiri, dan fokus pada presentasi. Tampilan yang menarik membuat stan Anda menonjol.
Ide bisnis fleksibel untuk siswa SMA
- Sewakan materi sekolah
- Tawarkan layanan desain atau editing on-demand
- Kurasi dan jual kembali paket hobi niche
- Jual catatan atau panduan belajar digital
21. Sewakan materi sekolah
Jika Anda punya buku teks, kalkulator, atau perlengkapan seni yang menumpuk debu, pertimbangkan untuk mengubahnya menjadi bisnis sewa untuk teman sekelas atau siswa yang lebih muda. Menyewakan materi sekolah membantu orang lain menghemat uang sambil memberi Anda aliran pendapatan pasif yang stabil.
Potensi penghasilan:
Penghasilan sewa tergantung pada jenis dan kondisi item. Anda bisa mencoba menyewakan buku teks untuk 30% hingga 60% dari harga ritel mereka per semester.
Alat-alat dan tips:
- Gunakan toko Shopify atau aplikasi pemesanan untuk mengelola inventori, deposit, dan tanggal jatuh tempo.
- Tawarkan harga semester atau mingguan untuk membuatnya fleksibel bagi siswa.
- Catat dengan jelas biaya penggantian dan ketentuan sewa di situs Anda untuk melindungi perlengkapan.
- Promosikan melalui papan buletin sekolah, obrolan grup, dan media sosial.
Ini adalah cara ramah lingkungan dan menguntungkan untuk menggunakan kembali apa yang sudah Anda miliki, sambil membantu teman sebaya Anda tetap siap untuk kelas.
22. Tawarkan layanan desain atau editing on-demand
Jika terampil dalam desain grafis, editing video, atau retouching foto, Anda dapat mengubah bakat tersebut menjadi bisnis berbasis layanan. Remaja dapat memulai dari kecil dengan menawarkan untuk mendesain logo, flyer, grafis media sosial, atau editing video pendek untuk bisnis lokal, kreator, atau kelompok siswa.
Potensi penghasilan:
Freelancer biasanya menghasilkan Rp225 ribu hingga Rp525 ribu per jam untuk pekerjaan desain atau editing tingkat pemula, tergantung pada pengalaman dan ruang lingkup proyek. Pekerjaan yang lebih canggih atau turnaround cepat dapat mencapai Rp750 ribu hingga Rp1,5 juta atau lebih per proyek.
Tools dan tips:
- Canva atau Adobe Express: Untuk grafis cepat dan profesional.
- CapCut atau DaVinci Resolve: Untuk editing video gratis berkualitas tinggi.
- Shopify: Tampilkan portofolio Anda dan tawarkan paket harga tetap untuk penjualan lebih cepat.
Tip: Tawarkan tarif kompetitif, turnaround cepat, dan gaya layanan yang ramah. Klien yang puas akan kembali untuk proyek lebih banyak dan menyebarkan berita.
23. Kurasi dan jual kembali paket hobi niche
Jika Anda suka menemukan hobi baru, coba kurasi kit pemula bertema. Misalnya, Anda bisa membuat:
- Bundel journaling
- Paket perlengkapan seni
- Set perawatan kulit
- Kit alat tulis
Kemudian, jual secara online atau di pasar lokal. Dengan mencari item terjangkau dalam jumlah besar, Anda dapat mengemas ulang menjadi pengalaman unik yang siap dinikmati.
Potensi penghasilan:
Anda bisa menjual kotak hobi kurasi mulai dari Rp375 ribu hingga lebih dari Rp1,5 juta, tergantung pada tema, kualitas, dan jumlah item yang disertakan. Sebagian besar kotak menggabungkan item massal terjangkau dengan kemasan kreatif dan personalisasi. Penghasilan tumbuh saat Anda menyempurnakan niche dan menarik pelanggan berulang yang suka menemukan hobi atau koleksi baru.
Alat-alat dan tips:
- Shopify: Buat daftar produk, kelola inventori, dan tawarkan opsi langganan.
- Canva: Desain sisipan bermerek, stiker, atau kartu terima kasih.
- Sumber item kecil dari pemasok lokal atau grosir (misalnya, Alibaba, Faire) untuk memaksimalkan margin Anda.
- Gunakan TikTok atau Instagram Reels untuk menunjukkan pengalaman unboxing. Video ini bisa viral dengan cepat.
Tip pro: Mulai dengan tema yang benar-benar disukai. Antusiasme dan perhatian Anda terhadap detail akan membuat setiap paket menonjol.
24. Jual catatan atau panduan belajar digital
Jika Anda siswa yang kuat dan suka mengatur informasi, ubah pekerjaan sekolah Anda menjadi bisnis kecil. Banyak remaja menjual catatan digital, flashcard, atau panduan belajar yang membantu teman sekelas memahami mata pelajaran sulit atau mempersiapkan ujian.
Potensi penghasilan:
Sumber daya belajar digital biasanya dijual seharga Rp75 ribu hingga Rp375 ribu per unduhan, dengan kreator teratas menghasilkan Rp3 juta hingga Rp15 juta atau lebih per bulan melalui unggahan konsisten atau mata pelajaran niche seperti kelas AP atau persiapan SAT.
Tools dan tips:
- Shopify Digital Downloads: Kirimkan file secara instan ke pelanggan.
- Canva atau Notion: Format panduan dengan indah dan buat mudah diikuti.
Tip pro: Fokus pada visual yang jelas, penjelasan ringkas, dan mata pelajaran yang paling Anda kuasai. Bagikan tips belajar atau video pendek "cara saya membuat catatan" di TikTok untuk menarik pembeli secara organik.
Ide bisnis berkelanjutan untuk remaja
25. Tawarkan layanan tune-up sepeda atau e-scooter
Jika Anda berpikiran mekanis, menawarkan tune-up sepeda dan e-scooter adalah cara yang bagus untuk mendapatkan penghasilan tambahan, terutama di lingkungan atau kota di mana orang mengandalkan transportasi ramah lingkungan.
Layanan dapat mencakup:
- Pengisian ban
- Penyesuaian rem
- Pembersihan
- Pemeriksaan baterai
- Paket siap untuk musim semi
- Perakitan sepeda untuk orang tua yang sibuk
penghasilan:
Secara realistis untuk tune-up sepeda, Anda bisa mengenakan biaya Rp750 ribu hingga Rp2,2 juta, tergantung apakah itu layanan dasar atau lengkap.
Untuk servis e-scooter, perbaikan umum seperti perbaikan ban atau rem berkisar dari Rp600 ribu hingga Rp1,5 juta atau lebih, tergantung pada model dan kompleksitas.
Alat-alat dan tips:
- Mulai dengan kit perbaikan terjangkau dari toko perangkat keras lokal atau pemasok sepeda.
- Gunakan toko Shopify Anda untuk mendaftarkan layanan, menerima pemesanan, dan menjual aksesori seperti lampu, helm, atau kunci.
- Promosikan bisnis Anda melalui papan komunitas, kelompok bersepeda, atau pengemudi pengiriman lokal yang membutuhkan bantuan pemeliharaan cepat.
- Pertimbangkan paket perakitan, penyimpanan jangka pendek, dan pengiriman untuk ulang tahun dan liburan.
Tip pro: Tawarkan layanan ramah dan waktu penyelesaian cepat. Berita bisa menyebar dengan cepat di antara pengendara yang mengandalkan roda mereka setiap hari.
Yang boleh dan tidak boleh dilakukan: tips bisnis untuk remaja
Jika Anda tipe yang unggul dalam pekerjaan sekolah sambil tetap menyeimbangkan kehidupan sosial yang aktif dan ekstrakurikuler, Anda mungkin juga memiliki apa yang diperlukan untuk memulai bisnis kecil. Namun, ada beberapa praktik terbaik untuk memastikan Anda tidak kelelahan dan mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman Anda sebagai pengusaha muda:
✅ TETAPKAN batasan. Kegembiraan untuk proyek baru mungkin mengurangi pekerjaan sekolah Anda jika tidak mengelola waktu dengan benar. Coba tetapkan jadwal mingguan dan menetapkan prioritas dari awal.
✅ PERTANGGUNG JAWABKAN diri sendiri. Jika Anda telah membuat komitmen kepada klien atau pelanggan, penting untuk memenuhinya. "Mudah untuk tergelincir dan berkata, 'Oh, sial, saya benar-benar lupa saya punya tujuan itu. Ah, biarlah. Saya akan melihatnya minggu depan,'" kata Simone Hufana, 19 tahun, pendiri Color HerStory.
🛑 JANGAN meragukan diri sendiri. Anda hebat dalam apa yang Anda lakukan, yaitu memperbaiki sepeda, menguasai video game, atau mendesain website sendiri. Jika Anda seorang introvert, mengambil lompatan dari hobi ke bisnis akan melibatkan melangkah sedikit keluar dari zona nyaman, tetapi ada banyak ide bisnis yang sesuai dengan setiap kepribadian.
✅ AMBIL risiko. Dalam batas wajar, tentu saja! "Saya pasti berpikir Anda harus memiliki pola pikir yang kuat," kata Mateo Galvez, 19 tahun, pendiri LOTTA WORLDWIDE. "Anda tidak boleh takut."
🛑 JANGAN terlalu berkomitmen. Pilih ide bisnis yang bekerja dalam ketersediaan Anda saat ini. Jika sudah kekurangan waktu, pilih bisnis yang cukup hands off, seperti toko cetak sesuai permintaan atau dropshipping.
✅ BERSENANG-SENANGLAH. Bisnis kecil adalah kesempatan belajar yang berharga, tetapi juga harus menjadi sesuatu yang Anda nikmati. Apakah Anda menjalankan layanan mandi hewan peliharaan atau menjual pelajaran musik, pilih ide bisnis yang membawa Anda kegembiraan, bukan stres.
Cara memulai bisnis jika Anda berusia di bawah 18 tahun
Jika masih SMA, Anda mungkin memiliki otonomi yang cukup untuk berhasil menjalankan bisnis Anda sendiri hampir sepenuhnya sendiri. Namun, ada beberapa pertimbangan hukum dan keuangan.*
Jika berusia di bawah 18 tahun, Anda kemungkinan memerlukan persetujuan orang tua untuk memulai. Tergantung pada hukum nasional dan regional, di sebagian besar tempat anak di bawah umur tidak dapat secara hukum memulai bisnis sendiri, juga tidak dapat menandatangani kontrak yang mengikat secara hukum.*
Bantuan orang tua juga kemungkinan akan diperlukan untuk membuka rekening bank bisnis. Sekali lagi, ini tergantung pada hukum di tempat Anda tinggal. Banyak layanan seperti Shopify dan PayPal mengharuskan Anda berusia setidaknya 18 tahun untuk mendaftar. Dengan demikian, orang tua secara hukum bertanggung jawab atas tindakan remaja melalui berbagai akun ini.*
Remaja dan orang tua harus mendiskusikan berapa banyak keterlibatan masing-masing akan memiliki, bagaimana peran akan dibagi, dan perlindungan apa yang ada untuk melindungi kedua belah pihak.
Catatan: Informasi ini bukan pengganti nasihat hukum serta keuangan, dan orang tua didorong untuk menghubungi pengacara dan akuntan mereka.
🤔 Pertanyaan untuk pengusaha muda dan orang tua mereka untuk ditanyakan sebelum memulai bisnis kecil:
- Berapa banyak waktu yang akan Anda dedikasikan untuk bisnis setiap minggu?
- Berapa banyak otonomi yang akan dimiliki remaja?
- Siapa yang akan mengelola keuangan?
- Apa aturan dasar dan konsekuensi untuk melanggarnya?
- Apa strategi keluar?
💡 Apakah Anda mahasiswa? Remaja yang lebih tua dapat mengambil manfaat dari memulai bisnis musim panas untuk menghasilkan uang untuk kuliah dan menumbuhkan jaringan.
*Anda harus berusia 18 tahun atau lebih untuk mendaftar Shopify.
FAQ ide bisnis untuk remaja
Apa bisnis terbaik untuk dimulai sebagai remaja?
Bisnis terbaik untuk dimulai sebagai remaja adalah yang sesuai dengan keterampilan, minat, dan waktu yang tersedia. Ide berbiaya rendah seperti babysitting, les privat, menjual kembali barang thrift, atau menjual produk digital adalah titik awal yang bagus. Bisnis ini fleksibel, mudah dikelola bersama sekolah, dan membantu Anda mempelajari keterampilan dunia nyata seperti pemasaran, penganggaran, dan layanan pelanggan.
Berapa banyak remaja bisa menghasilkan dari bisnis mereka sendiri?
Pengusaha remaja dapat menghasilkan mulai dari beberapa ratus ribu hingga beberapa juta rupiah per bulan, tergantung pada jenis bisnis dan upaya yang mereka lakukan. Pekerjaan berbasis layanan seperti menjaga bayi atau les privat sering dimulai sekitar Rp225 ribu hingga Rp375 ribu per jam, sementara usaha online seperti toko cetak sesuai permintaan, unduhan digital, atau reselling dapat meningkat hingga Rp7,5 juta hingga Rp75 juta atau lebih per bulan dengan konsistensi dan pemasaran yang baik.
Bisakah anak berusia 13 tahun menjalankan bisnis online?
Ya, tetapi dengan bantuan. Anak berusia 13 tahun dapat menjalankan bisnis online, tetapi sebagian besar platform (seperti Shopify, Etsy, atau PayPal) memerlukan orang dewasa untuk mengelola akun atau pembayaran. Dengan izin dan pengawasan orang tua, remaja dapat secara hukum menjual produk, menawarkan layanan, atau membuat konten online, sambil mempelajari keterampilan digital dan kewirausahaan yang berharga.
Bagaimana remaja bisa memulai bisnis mereka sendiri?
Langkah pertama untuk memulai bisnis baru sebagai remaja adalah bertanya kepada orang tua atau wali. Remaja kemungkinan akan memerlukan persetujuan orang tua untuk menyiapkan website dan rekening bank. Setelah itu, remaja dapat bangun dan berjalan dengan cepat dengan menjual produk atau layanan melalui toko ecommerce sederhana. Paket Shopify Starter ideal untuk anak muda yang ingin menjual produk tanpa membangun website. Ini juga bagus untuk remaja membangun bisnis sebagai influencer media sosial.
Apakah bisnis remaja memerlukan izin atau lisensi?
Tergantung pada jenis bisnis dan tempat tinggal Anda. Banyak bisnis remaja kecil berbasis rumah, seperti menjaga bayi, les privat, atau menjual kembali barang, tidak memerlukan izin formal. Namun, jika Anda menjual makanan, menjalankan toko online, atau beroperasi di ruang publik, Anda mungkin memerlukan lisensi bisnis lokal atau persetujuan orang tua. Sebaiknya periksa peraturan bisnis kecil kota atau provinsi Anda sebelum memulai.


