Ada dua cara nyata untuk membuat toko online: Pendekatan DIY menggunakan platform ecommerce atau menyerahkan pekerjaan tersebut kepada perusahaan pengembangan web.
Jalan yang dipilih secara langsung memengaruhi berapa banyak yang akan dikeluarkan di awal dan berapa yang akan dibayarkan setiap bulan. Biaya ecommerce penting, mulai dari domain hingga hosting hingga biaya platform, biasanya berkisar dari sekitar $29 per bulan dengan angka terendah hingga $10.000 seiring pertumbuhan toko Anda dan penambahan fitur.
Dalam panduan ini, kami menguraikan secara detail berapa biaya untuk membangun situs web ecommerce.
Total biaya situs web ecommerce
Biaya keseluruhan untuk membangun dan menjalankan situs web ecommerce baru adalah sekitar Rp500.000 per bulan.
Harga dapat berbeda tergantung pada faktor-faktor seperti kustomisasi tambahan, desain premium, dan biaya platform.
Berikut rincian biaya untuk membuat situs web ecommerce. Biaya bervariasi berdasarkan paket dan penyedia layanan:
- Registrasi domain: $10 hingga $30 per tahun untuk domain toko
- Hosting web*: $5 hingga $250 per bulan untuk hosting situs web
- Sertifikat SSL*: $0 hingga $200 untuk mengamankan data pelanggan Anda
- Platform ecommerce*:
- Platform hosted: $5 hingga $300 per bulan tergantung fitur
- Platform sumber terbuka: Gratis untuk diunduh dengan biaya tambahan untuk fitur tertentu
- Desain dan pengembangan situs web*:
- Tema siap pakai: $0 hingga $200
- Pengembangan situs web kustom: $2.000 hingga $20.000+ tergantung kompleksitas dan fungsionalitas
- Biaya pemrosesan pembayaran: 1%–3% + biaya tetap $0 hingga $0,50
- Biaya tambahan:
- Pemasaran digital dan iklan: Bervariasi tergantung anggaran dan strategi
- Pemeliharaan dan dukungan situs web: Bervariasi berdasarkan tingkat dukungan yang diperlukan
*Biaya sudah termasuk dalam langganan Shopify.
Biaya sebenarnya lebih bergantung pada seberapa banyak aplikasi, integrasi, dan layanan yang ditambahkan toko seiring pertumbuhannya daripada ukuran bisnis itu sendiri.
| Tahap bisnis | Biaya bulanan | Apa yang termasuk |
|---|---|---|
| Pengusaha tungggal | Rp600.000 hingga Rp1.700.000 | Platform dasar, tema gratis, domain, aplikasi penting |
| Bisnis yang sedang berkembang | Rp1.700.000 hingga Rp8.500.000 | Tema premium, aplikasi berbayar, alat pemasaran, platform email |
| Merchant berpengalaman | Rp8.500.000 hingga Rp42.000.000 atau lebih | Fitur canggih, dukungan agensi, integrasi khusus |
6 biaya umum situs web ecommerce
Setiap kategori biaya memengaruhi total biaya secara berbeda tergantung pada model bisnis dan tahap pertumbuhan Anda. Berikut adalah hal-hal yang dapat diharapkan dari masing-masing kategori.
- Hosting
- Pemrosesan pembayaran
- Biaya desain web ecommerce
- Pengembangan kustom
- Add-on dan ekstensi
- Biaya bisnis
1. Hosting
Setiap situs web memerlukan hosting untuk menyimpan file-filenya. Anda juga memerlukan nama domain, yaitu alamat digital untuk toko.
Biaya hosting situs web bervariasi, dengan beberapa platform ecommerce seperti Shopify sudah menyertakan hosting dalam semua paket. Harga hosting dimulai dari $2,49 per bulan dan dapat mencapai $1.000 atau lebih tinggi. Biaya tergantung pada seberapa banyak lalu lintas yang diterima toko Anda, serta layanan tambahan seperti cadangan otomatis.
Ada dua jenis hosting web yang umum digunakan oleh merek ecommerce: hosting melalui platform perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) dan hosting sendiri.
Hosting platform ecommerce SaaS
Platform ecommerce seperti Shopify tidak mengharuskan Anda memasang bulanan.
Hosting aman tersedia di setiap paket Shopify, yang mencakup:
- Bandwidth tidak terbatas, sehingga tidak perlu khawatir membayar lebih jika mendapat lebih banyak lalu lintas
- Kepatuhan PCI Level 1, yang menjaga keamanan data pelanggan
- Server super cepat dan pembaruan instan, sehingga tidak akan melewatkan fitur terbaru
- Sertifikat SSL untuk mencegah penipuan dan membangun kepercayaan pelanggan
- Sistem manajemen konten yang andal untuk mengelola konten situs
- Penerusan email tanpa batas untuk domain Shopify yang dikelola
Karena hosting sudah termasuk, biaya awal dan biaya berkelanjutan menjadi lebih mudah diperkirakan. Selain itu, Anda tidak perlu lagi mengatasi masalah server, waktu aktif, atau keamanan seiring pertumbuhan toko.
Harga domain bervariasi tergantung pada ekstensi yang dipilih (.com, .store, .shop) dan registrar serta biasanya ditagih setiap tahun sebagai biaya terpisah.
Situs web ecommerce yang di-host sendiri
Pembuat situs web ecommerce lain mengharuskan pengguna mengelola akun dengan penyedia hosting. Beberapa biaya yang mungkin dikeluarkan saat melakukan hosting sendiri situs web Anda meliputi:
- Akun hosting ecommerce. Biasanya biayanya sekitar $2 hingga $10 per bulan untuk shared hosting hingga $10 hingga $200 atau lebih untuk paket cloud atau VPS seiring pertumbuhan lalu lintas dan kebutuhan performa Anda.
- Nama domain. Biasanya $10 hingga $30 per tahun, tergantung pada ekstensi dan registrar.
- Sertifikat SSL. $0 dalam kebanyakan kasus, karena SSL umumnya disertakan secara gratis melalui penyedia hosting atau layanan seperti Let’s Encrypt.
Seiring pertumbuhan toko ecommerce, Anda mungkin perlu meningkatkan paket hosting untuk mengelola lalu lintas tambahan. Untuk situs web dengan volume tinggi, self-hosting dapat menelan biaya lebih dari $1.000 per bulan.
2. Pemrosesan pembayaran
Setiap toko ecommerce memerlukan sistem pembayaran untuk menerima pembayaran dari kartu kredit, kartu debit, dan opsi pembayaran lainnya. Pemroses pembayaran mengelola transaksi sehingga pembeli dapat membeli produk Anda.
Biaya pemrosesan pembayaran tergantung pada gateway pembayaran yang Anda pilih. Misalnya, biaya transaksi Shopify Payments berkisar antara 2,4% hingga 3,5% per transaksi tergantung pada tingkatan paket Anda, metode pembayaran, dan wilayah. Tarif menurun pada paket tingkatan yang lebih tinggi dan bervariasi secara internasional.
Setiap paket Shopify dilengkapi dengan Shopify Payments, yang memungkinkan pedagang menerima metode pembayaran utama seperti kartu kredit, Apple Pay, Google Pay, dan Shop Pay (pembayaran dipercepat) tanpa perlu menyiapkan penyedia pembayaran terpisah.
Catatan: Jika Anda memilih untuk menggunakan metode pembayaran pihak ketiga selain Shopify Payments, Shopify akan menerapkan biaya transaksi tambahan di atas biaya pemrosesan gateway itu sendiri.
3. Biaya desain situs web ecommerce
Tahukah Anda bahwa seseorang hanya membutuhkan waktu sekitar 50 milidetik (0,05 detik) untuk membentuk opini tentang situs web Anda? Tidak hanya itu, pembeli melakukan pembelian berdasarkan kepercayaan dan branding Anda dapat membantu membangun kepercayaan tersebut dengan segera.
Platform ecommerce seperti Shopify memudahkan peluncuran toko yang terlihat profesional tanpa harus memulai dari awal. Shopify menggunakan tema desain situs web siap pakai yang dapat Anda terapkan secara instan untuk membantu pedagang memulai bisnis dengan cepat dan terjangkau.
Template ini dilengkapi dengan semua yang Anda butuhkan untuk memulai toko:
- Halaman beranda
- Halaman produk
- Keranjang belanja
- Halaman pembayaran
- FAQ
- Halaman tentang kami
Tema Shopify menawarkan alat bawaan yang memungkinkan Anda menyesuaikan tata letak, warna, tipografi, dan gaya tanpa perlu mengubah kode. Anda mendapatkan tema gratis dan berbayar, dengan opsi premium yang dirancang untuk industri tertentu seperti pakaian, kecantikan, dan katalog visual tinggi seperti produk 3D.
4. Pengembangan kustom
Dari perombakan desain menyeluruh hingga back-end yang disesuaikan, terkadang Anda mungkin memerlukan bantuan untuk membuat toko terlihat sesuai keinginan.
Biaya pengembangan situs web ecommerce kustom terkait dengan merancang, menerapkan, dan memelihara toko Anda untuk kebutuhan bisnis tertentu. Pemilik toko dapat bekerja sama dengan developer untuk membuat etalase kustom atau memodifikasi tema Shopify.
“Kemampuan untuk menyesuaikan dengan Shopify benar-benar memungkinkan kami mendorongnya hingga batas maksimal dan menciptakan pengalaman pembayaran kustom yang dapat dipercaya pelanggan dan mereka yakin bahwa informasi pribadi dan pembayaran mereka aman. Ini benar-benar membuat pelanggan merasa bahwa situs akan menjaga mereka”, kata John Hart, Ecommerce Manager di Peepers.
Harga sangat bervariasi tergantung pada cakupan, mulai dari penyesuaian tema kecil hingga pembuatan kustom lengkap. Faktor-faktor yang memengaruhi biaya meliputi kompleksitas desain, jumlah fitur kustom, integrasi pihak ketiga, dan persyaratan pemeliharaan berkelanjutan.
Kapan Harus Membuat Sendiri vs. Mempekerjakan Profesional
Sebagian besar pedagang memulai dengan menyesuaikan toko mereka sendiri menggunakan editor tema bawaan Shopify dan aplikasi gratis, bukan tanpa alasan. Alat bawaan Shopify menangani tata letak, warna, font, dan fungsi dasar tanpa memerlukan kode, menjadikan pembuatan sendiri sebagai cara yang cepat dan hemat biaya untuk meluncurkan toko.
Verve Coffee memilih untuk menggunakan Shopify untuk membangun situs mereka sendiri setelah mengeksplorasi pilihan pembuatan khusus.
“Kami telah menghabiskan banyak uang dengan beberapa pengembang di San Francisco untuk membangun situs itu untuk kami dan kami tidak menyukainya sama sekali”, kata Colby Barr, CEO dan salah satu pendiri, dalam sebuah wawancara dengan Shopify Masters.
Seorang anggota tim pemasaran Verve memperkenalkan staf kepada Shopify dan mereka memilih untuk membangun situs mereka sendiri.
“Kami membuang puluhan ribu dolar yang sebenarnya tidak perlu kami keluarkan dan kemudian membangunnya sendiri dengan Shopify”, kata Colby.
Meskipun demikian, bantuan profesional perlu dipertimbangkan ketika Anda membutuhkan:
- Fungsionalitas khusus yang tidak tersedia melalui aplikasi yang ada
- Integrasi kompleks dengan sistem inventaris, ERP, atau pemenuhan pesanan
- Desain khusus merek yang melampaui apa yang dapat didukung oleh tema standar
- Migrasi dari platform lain, terutama dengan katalog produk yang besar atau kompleks
Pendekatan DIY dapat membawa Anda jauh. Namun, begitu waktu dan upaya untuk membangunnya sendiri melebihi biaya menyewa bantuan atau ketika kebutuhan Anda melebihi apa yang diizinkan oleh alat standar, menggunakan jasa profesional mulai masuk akal secara finansial.
5. Add-on dan ekstensi
Seiring pertumbuhan bisnis, Anda hampir pasti akan menambahkan fitur untuk mendukung pemasaran, operasional, dan pengalaman pelanggan.
Platform ecommerce yang kuat memudahkan hal ini dengan memungkinkan Anda memperluas fungsionalitas dengan aplikasi atau plugin. Beberapa integrasi gratis, sementara yang lain merupakan langganan berbayar yang menambah biaya bulanan Anda.
Shopify App Store menawarkan lebih dari 8.000 aplikasi, termasuk banyak pilihan gratis. Baik Anda ingin menjalankan kampanye pemasaran email, berjualan di media sosial, mengotomatiskan alur kerja, menghubungkan CRM, atau meningkatkan SEO situs Anda, kemungkinan besar ada aplikasi yang dirancang untuk kasus penggunaan tersebut:
- Aplikasi pemasaran email dapat membantu memulihkan keranjang belanja yang ditinggalkan dan mendorong pembelian berulang.
- Aplikasi SEO dapat meningkatkan visibilitas pencarian untuk halaman produk.
- Manajemen inventaris menjadi penting seiring bertambahnya jumlah SKU.
- Ulasan pelanggan dapat membangun bukti sosial yang memengaruhi keputusan pembelian.
Aplikasi Shopify berbayar biasanya mengenakan biaya berdasarkan langganan bulanan, dengan harga yang bervariasi berdasarkan fitur, penggunaan, atau volume pesanan.
Untuk kebutuhan yang lebih khusus, Shopify juga mendukung aplikasi kustom (sebelumnya disebut aplikasi pribadi). Ini dibuat khusus untuk toko Anda dan di-hosting secara eksternal, dengan akses aman yang diberikan melalui Shopify’s API dan cakupan izin.
6. Biaya bisnis
Meskipun dimungkinkan untuk memulai situs web ecommerce dengan biaya awal minimal, sebagian besar bisnis tetap akan mengeluarkan biaya saat mereka beralih dari ide ke peluncuran.
Biaya menjalankan bisnis ecommerce sangat bergantung pada model bisnis dan kebutuhan operasional Anda. Biaya ini berbeda secara signifikan dari penjualan eksklusif di marketplace seperti Amazon, di mana biaya, pemenuhan pesanan, dan branding ditangani dengan sangat berbeda.
Model tanpa inventaris seperti dropshipping dan cetak sesuai permintaan memungkinkan penjual untuk beroperasi tanpa membeli stok di muka, yang dapat secara signifikan mengurangi investasi awal.
Model bisnis lain memiliki persyaratan yang berbeda. Penjual kerajinan mungkin perlu menganggarkan bahan baku dan tenaga kerja, sementara pengecer tradisional sering kali perlu merencanakan penyimpanan inventaris, pemenuhan pesanan, dan logistik.
Di Shopify, pedagang dapat bereksperimen dengan berbagai model bisnis ecommerce menggunakan alat inventaris bawaan dan integrasi aplikasi yang mendukung pengadaan, pemenuhan pesanan, dan efisiensi operasional.
Biaya tersembunyi dan berkelanjutan
Selain biaya berlangganan platform, sebagian besar pedagang harus merencanakan biaya berkelanjutan tambahan yang sering muncul setelah peluncuran.
- Langganan aplikasi. Banyak toko mengandalkan aplikasi untuk pemasaran email, ulasan, SEO, otomatisasi, dan analitik. Meskipun Shopify menawarkan aplikasi gratis, aplikasi berbayar umum digunakan seiring pertumbuhan toko dan perluasan kebutuhan fungsionalitas.
- Biaya transaksi. Biaya pemrosesan pembayaran berlaku untuk setiap pesanan. Shopify Payments mengenakan biaya berbasis persentase per transaksi, dengan tarif yang bervariasi berdasarkan paket, metode pembayaran, dan wilayah.
- Pembaruan dan kustomisasi tema. Meskipun tema Shopify mencakup peningkatan berkelanjutan, tema premium atau kustomisasi mungkin memerlukan dukungan pengembang saat memperbarui atau memperluas fungsionalitas di luar pengaturan bawaan.
- Pengeluaran pemasaran: Biaya untuk iklan, kampanye email, promosi, dan akuisisi pelanggan biasanya meningkat seiring pertumbuhan bisnis Anda.
- Pemenuhan dan pengiriman. Penjual produk fisik perlu memperhitungkan label pengiriman, bahan kemasan, tarif kurir, dan layanan pemenuhan; biaya ini bervariasi berdasarkan volume pesanan, tujuan, dan metode pengiriman.
- Pemrosesan pengembalian. Penanganan pengembalian menambah biaya operasional melalui pengiriman, pengisian stok, dan dukungan pelanggan, terutama untuk kategori seperti pakaian dan alas kaki.
Membangun situs web ecommerce di Shopify
Shopify menawarkan beberapa tingkatan paket yang dirancang untuk mendukung berbagai tahapan bisnis. Seiring peningkatan paket langganan, Anda akan mendapatkan akses ke fitur yang lebih canggih dan biaya transaksi yang lebih rendah.
- Starter: $5 per bulan; alat penjualan sosial dan ringan.
- Basic: $39 per bulan; toko ecommerce lengkap dengan fitur inti.
- Grow: $105 per bulan; lebih banyak akun staf dan laporan.
- Advanced: $399 per bulan; pelaporan dan otomatisasi tingkat lanjut.
- Shopify Plus: $2.300 per bulan; solusi kelas perusahaan dengan dukungan khusus dan opsi kustomisasi.
Perbedaan biaya mulai terlihat pada platformnya, bukan di dalamnya:
Ini termasuk dalam setiap paket Shopify:
- Hosting dan SSL aman
- Tema toko online dan alat kustomisasi tanpa kode
- Pemesanan, pembayaran, dan manajemen pesanan
- Fitur inventaris dan pemenuhan dasar
- Tema gratis untuk memulai
- Pembayaran yang dioptimalkan untuk seluler
Berikut adalah add-on umum seiring pertumbuhan toko:
- Aplikasi berbayar untuk pemasaran email, ulasan, SEO, langganan, atau otomatisasi
- Tema premium atau desain khusus
- Pendaftaran domain khusus
- Biaya gateway pembayaran pihak ketiga (jika tidak menggunakan Shopify Payments)
- Integrasi lanjutan (CRM, ERP, sistem pemenuhan)
Jika ingin mempercepat peluncuran lebih jauh, Shopify menawarkan pembuat situs web bertenaga AI yang membantu menghasilkan tata letak dan konten toko secara otomatis, memberi Anda titik awal yang terstruktur alih-alih kanvas kosong.
FAQ biaya situs web ecommerce
Berapa biaya website 10 halaman?
Di luar ecommerce, panduan harga industri (untuk desain web umum) memperkirakan sekitar Rp50.000.000 hingga Rp250.000.000 untuk situs bisnis kecil (sekitar 10 halaman).
Berapa biaya website 20 halaman?
Tolok ukur industri desain web umum menunjukkan website 20 halaman biasanya berkisar antara Rp135.000.000 hingga Rp500.000.000 untuk desain dan pengembangan khusus dengan dukungan profesional.
Berapa biaya untuk memulai situs ecommerce?
Toko online dasar yang dibangun di atas platform ecommerce yang dihosting dapat menghabiskan biaya sekitar Rp500.000 per bulan untuk langganan platform, tetapi biaya sebenarnya bergantung pada layanan tambahan seperti desain premium, aplikasi berbayar, dan pengeluaran pemasaran.
Apa saja biaya tersembunyi dari situs ecommerce?
Beberapa biaya tersembunyi umum untuk situs ecommerce meliputi langganan aplikasi, biaya transaksi, pengeluaran pemasaran, biaya pemenuhan pesanan, dan pemrosesan pengembalian. Meskipun biaya berlangganan platform sering kali dapat diprediksi, biaya berkelanjutan ini biasanya meningkat seiring dengan perkembangan toko dan dapat melebihi harga dasar platform


